...:::Assalamualaikum wr. wb. ^_^ Welcome to interisti's home ^-^ Semoga hari-hari anda menyenangkan:::...

Rabu, 30 November 2011

Massimo Moratti Tak Akan Kembalikan Scudetto Kepada Juventus





Moratti bersedia menghadiri perundingan terkait calciopoli, tapi meyakini tak akan ada perubahan kepemilikan scudetto 2005/06.


Massimo Moratti, presiden Inter Milan, telah mengungkapkan kesediaan untuk ikut ambil bagian dalam perundingan damai terkait calciopoli yang menghebohkan persepakbolaan Italia pada 2006.
Walaupun begitu, ia meyakini tak akan ada perubahan signifikan terhadap kepemilikan scudetto 2005/06 yang diserahkan kepada Il Biscione setelah Juventus sebagai pemuncak klasemen akhir musim tersebut didakwa bersalah.
Tanggal 14 Desember telah ditetapkan Komite Olimpiade Italia (CONI) sebagai tanggal pertemuan dengan kubu Inter, Juve, AC Milan, Fiorentina, serta Lazio.
Diskusi damai itu digelar untuk membahas skandal calciopoli, pertempuran di meja hukum yang sempat terjadi di antara pihak-pihak yang terlibat, serta scudetto 2005/06 yang hingga kini masih jadi perdebatan.
"Masa lalu tetaplah masa lalu dan telah diputuskan oleh pihak lain, sementara kubu lain lagi yang masih merasa perlu memperdebatkan keputusan itu terus saja melanjutkan upaya mereka. 'Diskusi damai' bukan untuk itu," kata Moratti kepada Football Italia.
"Anda dapat membicarakan tentang musim 2005/06 seperti yang biasa dilakukan orang-orang di bar, tapi bukan di meja perundingan di mana seseorang memutuskan apakah orang tertentu memiliki peruntungan yang baik atau buruk, dengan sikap atau perilaku tertentu."

"Meja bundar ini hanya digunakan untuk mengatakan, 'Baiklah, mari kita lupakan segalanya dan bergerak ke depan'. Inilah hal paling utama yang ingin saya katakan."

"Perundingan nanti adalah pertemuan langsung di antara kami sebagai para presiden klub yang bertanggung jawab secara langsung untuk tim sepakbola yang kami pimpin."

"Sejauh yang saya ketahui, cakupan pembicaraan haruslah konstruktif. Kami semua saling kenal satu sama lain, jadi penting untuk membangun proyek-proyek baru untuk sepakbola Italia melalui persahabatan dan kolaborasi di antara kami."

"Itu akan membuat kami memiliki target-target yang lebih obyektif ketimbang selalu berdebat setiap hari."

Juventus sebagai klub yang harus kehilangan gelar juara Serie A 2005/06 sudah menempuh jalur hukum guna mengambil kembali titel tersebut dari tangan Inter, namun Moratti menegaskan tak akan merelakannya.

"Saya tahu ini sudah dekat dengan Natal, tapi pastinya saya tak bakal memberikan hadiah ini [scudetto] kepada Juventus," katanya.

 

Senin, 28 November 2011

Massimo Moratti Percaya Karakter Kuat Inter Milan





Moratti tampak ragu soal kans Inter menjadi kampiun, namun percaya penuh dan siap bertaruh untuk kekuatan karakter skuad Biru-Hitam.

 Massimo Moratti amat puas menyaksikan keberhasilan klub pimpinannya, Inter Milan, membukukan kemenangan kedua beruntun di Serie A yang dipastikan dengan mengandaskan Siena 1-0, Minggu (27/11). Tiga angka yang menyusul keunggulan 2-1 atas Cagliari di pekan sebelumnya itu adalah kemenangan back-to-back perdana Il Biscione di Serie A sejak Mei silam.
Catatan positif ini tentu mengindikasikan jalur kebangkitan mulai dibangun Inter, yang sebelumnya sempat keteteran sehingga tertinggal lumayan jauh dari deretan atas klasemen.
Menyambut hasil ini, Claudio Ranieri tanpa ragu menyuarakan keyakinan merebut scudetto di akhir musim. Namun, Moratti sebagai presiden klub enggan memberikan pernyataan selugas sang pelatih.
"Saya tak tahu tentang itu, tapi apabila jackpot-nya berhadiah €1 juta euro, maka Anda mungkin tak akan keberatan mempertaruhkan €1," ujar Moratti menjawab pertanyaan wartawan beranikah dirinya memasang €1 di bursa taruhan untuk Inter sebagai juara Serie A 2011/12.
Meskipun tampak ragu soal kans menjadi kampiun, pebisnis minyak ini menegaskan percaya penuh dan siap bertaruh untuk kekuatan karakter skuad Biru-Hitam.

"Saya akan bertaruh untuk karakter para pemain, dan untuk kebanggaan yang dimiliki mereka, juga fakta bahwa mereka masih belum berhenti berpikir positif. Taruhannya untuk itu," urai sang presiden.

Claudio Ranieri: Inter Milan Tetap Favorit Scudetto





Apabila diharuskan bertaruh, Ranieri tanpa ragu akan menjagokan Inter menyabet scudetto di akhir musim.

Sepasang kemenangan beruntun Inter Milan di Serie A mempertebal kadar kepercayaan diri Claudio Ranieri terhadap kapabilitas Si Biru-Hitam menyabet mahkota kampiun di akhir musim.

Sempat terseok-seok, Inter bangkit di dua giornata pamungkas dengan menumbangkan Cagliari 2-1 (19/11) dan Siena 1-0 pada Minggu kemarin.

Meski begitu, selisih angka dengan Juventus di puncak klasemen sementara sendiri sebenarnya masih cukup jauh, 11 poin. Namun, Ranieri, yang sejak awal tak pernah kehilangan optimisme, yakin betul jarak tersebut bisa terpangkas.

"Apabila saya mesti bertaruh 1 euro bagi tim yang bakal merebut scudetto, saya akan memasangnya untuk Inter karena mereka tetaplah favorit saya," ujar pelatih pengganti Gian Piero Gasperini itu.

Seperti Juve, La Beneamata juga memiliki tabungan satu partai tunda. I Bianconeri akan memainkan laga itu di kandang Napoli pada Selasa (29/11) malam, sedangkan gim tunda Inter kontra Genoa dijadwalkan mentas pada 13 Desember.

Sementara pada akhir pekan ini juara Coppa Italia musim lalu itu bakal menjamu tim tangguh Udinese di Giuseppe Meazza.

 

Javier Zanetti: Inter Milan Mulai Berkembang





Javier Zanetti memuji performa Siena yang mampu menyulitkan Inter Milan.

Kapten Inter Milan Javier Zanetti menilai timnya telah menunjukkan peningkatan dan dia menegaskan skuadnya tidak pernah kehilangan keyakinan bahwa mereka akan mampu meraih tiga angka saat menghadapi Siena kemarin (27/11).

Seperti yang diketahui, Inter berhasil meraih poin penuh berkat gol Luc castaignos di menit terakhir pertandingan.

"Ini semua karena performa Siena yang bagus, mereka menunggu dengan sabar dan tidak membiarkan kami mendapatkan ruang yang cukup. Tim kami yakin mampu meraih kemenangan sampai menit terakhir," ujar Zanetti kepada Sky Sport Italia.

"Siena adalah tempat yang sulit dan kami kesulitan saat bermain di sana, tetapi kemenangan seperti itu bagus untuk kepercayaan diri. Kami hanya harus terus menjaga performa dan kami tahu kami tidak boleh kehilangan poin lagi."

"Kami telah berkembang. Kami mengalahkan Cagliari, kami pemimpin di grup Liga Champions dan hari ini (kemarin) kami layak meraih kemenangan karena kami tidak mengambil resiko menghadapi tim seperti Siena."

Pertandingan Inter selanjutnya adalah menghadapi Udinese di Giuseppe Meazza awal Desember mendatang.

 

Manchester United Kembali Bidik Wesley Sneijder





Cedera yang dialami Anderson bisa mendorong United untuk kembali mengincar Sneijder.


Cedera yang dialami beberapa pemain tengah diyakini membuat Sir Alex Ferguson kesulitan untuk membuat permainan timnya tajam kembali seperti di awal musim.

Tom Cleverley dan Darren Fletcher masih dalam masa pemulihan cedera, sementara Anderson dipastikan absen sampai Februari mendatang.

Situasi itu bisa membuat Ferguson mengambil langkah untuk mendatangkan gelandang baru pada bursa transfer Januari mendatang.

Berita dari Metro.co.uk menyebutkan kalau United kembali mengarahkan fokus mereka pada Sneijder. Pengalaman dan kemampuan Sneijder diyakini bisa mengangkat permainan United untuk bisa bersaing dengan Manchester City memperebutkan gelar Liga Primer Inggris.

Pemain asal Belanda itu hampir berlabuh di Old Trafford pada musim panas ini, tapi urung terjadi karena terganjal permintaan gaji yang dianggap terlalu tinggi.

Selain Sneijder, pemain lain yang dikabarkan sedang diincar The Red Devils adalah pemain Benfica Nicolas Gaitan yang tampil cukup impresif di Liga Champions.

Jumat, 25 November 2011

Diego Milito Menolak Hengkang





Diego Milito tidak punya alasan harus meninggalkan Inter Milan.

Diego Milito lagi-lagi melancarkan bantahan setelah dikaitkan segera pindah dari Inter Milan pada bursa transfer musim dingin nanti.

Salah satu klub peminat Milito adalah Olympique Marseille, meski belakangan dibantah langsung oleh pelatih Didier Deschamps. Milito juga merasa tidak merasa punya alasan yang kuat meninggalkan Inter.

"Entah dari mana muncul berita saya pindah dari Inter. Saya masih bersikap tenang dan saya sangat bahagia bermain untuk Nerazzurri," ujarnya kepada wartawan.

"Saya hanya fokus bekerja keras untuk Inter dan tidak memikirkan orang lain."

"Persaingan perebutan posisi sungguh sulit dilakukan dalam klub ini. Sulit menerima peran sebagai pemain cadangan, tapi saya akan bekerja keras supaya dapat dipercaya tim."

 

Claudio Ranieri Harapkan Sukses Menular





Setelah memastikan tiket babak 16 besar Liga Champions, Claudio Ranieri berharap kepercayaan diri Inter Milan terangkat di Serie A Italia.

Claudio Ranieri ingin memanfaatkan momentum keberhasilan Inter Milan merebut tiket babak 16 besar Liga Champions dengan membangkitkan semangat para pemain.

Inter membawa pulang hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Trabzonspor. Meski gagal membalas kekalahan 1-0 yang terjadi di Giuseppe Meazza, Inter tetap tak tertahan melaju ke babak gugur karena pada pertandingan lain Lille sukses menghempaskan CSKA Moskwa 2-0.

"Harus diingat kami sempat dikalahkan Trabzonspor. Tim ini memulai dengan hasil buruk, tapi berhasil mengakhirinya dengan positif," ujar Ranieri usai pertandingan.

"Pertandingan yang agak aneh karena kami sudah tahu akan lolos sebelum play-off, tapi kedua tim tetap bermain serius. Tidak mudah memetik hasil di kandang mereka."

"Saya harus memuji para pemain karena mereka layak memastikan tiket ini, terutama melakukannya di luar kandang. Saya puas karena kami tampil baik dan hasil imbang ini hasil yang baik."

Sekarang, tugas Ranieri adalah memperbaiki posisi Inter di ajang domestik.

"Kami telah membuktikan bisa tampil baik di Liga Champions dan mudah-mudahan ini tertular ke Serie A. Saya sudah bilang kepada para pemain mereka harus fokus ke Siena sekarang, tim yang kompak dan dilatih pelatih berbakat," pungkasnya.

 

Wesley Sneijder Tetap Berburu Gelar Bersama Inter Milan





Sekalipun sudah merengkuh banyak gelar, Sneijder masih tetap merasakan lapar.

 Playmaker Inter Milan Wesley Sneijder menegaskan tetap memburu banyak gelar bersama Nerazzurri, kendati sudah banyak trofi yang ia raih di klub itu.

Dalam wawancaranya dengan Nike Football, duta T90 Laser IV ini saat menghadiri kegiatan promosi mengatakan, dirinya masih lapar dengan berbagai gelar juara.

Playmaker Inter Milan Wesley Sneijder menegaskan tetap memburu banyak gelar bersama Nerazzurri, kendati sudah banyak trofi yang ia raih di klub itu.

Dalam wawancaranya dengan Nike Football, duta T90 Laser IV ini saat menghadiri kegiatan promosi mengatakan, dirinya masih lapar dengan berbagai gelar juara.

Selasa, 22 November 2011

Pemain Berdarah Indonesia Dilirik Inter Milan





Satu lagi klub Serie A Italia menginginkan Radja Nainggolan, pemain berdarah Indonesia yang bermain untuk Cagliari.


 Laga di akhir minggu juga dijadikan momentum bagi Inter Milan untuk memantau salah satu pemain Cagliari, Radja Nainggolan. Alhasil, pemain berdarah Indonesia itu pun masuk dalam bidikan Inter Milan untuk digaet di bursa transfer musim dingin.

Diungkapkan Marco Branca, direktur olahraga Inter Milan, Senin (21/11), Nainggolan bisa menjadi salah satu pemain yang berguna di skuad Claudio Ranieri.

Namun kemungkinan akan ada kesulitan bagi Inter Milan bisa mendatangkan Nainggolan, terutama karena Cagliari tak tertarik melepas pemain berusia 23 tahun itu.

Jika pun akan dilepas, Inter Milan harus bersiap untuk berkompetisi dengan sejumlah klub raksasa Eropa yang tertarik memboyongnya, termasuk di antaranya rival sekota AC Milan.

Nainggolan sendiri memiliki kontrak bersama Cagliari hingga Juni 2014.



 

Inter Tolak Lepas Esteban Cambiasso





Sejumlah tawaran untuk mendapatkan gelandang asal Argentina itu ditolak Inter.

Inter tak tertarik melepas pemain mereka. Salah satunya ditunjukkan dengan menolak tawaran transfer untuk Esteban Cambiasso.

Tawaran itu datang dari Galatasaray, seperti diungkapkan pelatih Fatih Terim.

"Memang benar, Cambiasso adalah pemain yang kami inginkan karena kami pikir, yang mana kami masih melakukannya, dia adalah pemain yang sempurna," ujarnya kepada Tuttosport.

"Inter, akan tetapi, tak ingin menjualnya dan pemain mempertegas dirinya juga senang di Milan dan ingin bertahan," lanjut Terim.

 

Claudio Ranieri: Kami Ingin Segera Lolos Ke 16 Besar





Inter dipastikan lolos ke fase knock-out sebagai juara Grup B bila sanggup membungkam tuan rumah Trabzonspor.

Meski menilai laga matchday 5 Liga Champions Grup B di Stadion Huseyin Avni Aker pada Selasa (22/11) malam akan berlangsung sulit, Claudio Ranieri berharap Inter Milan dapat membukukan kemenangan atas tim tuan rumah, Trabzonspor.

Selain membalaskan dendam terhadap kekalahan perdana di Giuseppe Meazza pada matchday 1, tiga angka juga bakal memastikan Il Biscione menggenggam tiket ke putaran 16 besar sebagai juara grup.

Jika menang, perolehan poin Inter akan berjumlah 12 yang berarti posisi puncak tak mungkin lagi dikejar CSKA Moskwa dan Trabzonspor di sisa satu pertandingan.

"Saya pikir Trabzonspor akan menampilkan permainan penuh determinasi melawan kami, tapi kami ingin memastikan kelolosan dari fase grup," ucap sang allenatore kepada pers.

"Tak akan mudah memang, karena kami akan menghadapi tim yang sempat tertinggal dari Lille tapi lalu mampu menyamakan kedudukan," komentar Ranieri soal laga yang berakhir 1-1 itu.

"Trabzonspor mengerti cara bermain sepakbola, mereka kompak dan akan memiliki dukungan suporter di belakang mereka."

 

Wesley Sneijder Absen Lawan Trabzonspor





Wesley Sneijder dipastikan beristirahat pada pertandingan Liga Champions pekan ini.

Wesley Sneijder tidak dapat memperkuat Inter Milan pada lanjutan Liga Champions melawan Trabzonspor karena menderita cedera otot.

Cedera tersebut didapat Sneijder ketika pemanasan sebelum pertandingan melawan Cagliari akhir pekan lalu. Belum diketahui rentang pemulihan yang dibutuhkan Sneijder, tetapi partisipasinya pada laga melawan Trabzonspor sudah dipastikan negatif.

Inter berada di puncak klasemen Grup B Liga Champions dengan sembilan poin dari empat laga, sementara Trabzonspor empat poin lebih sedikit.

 

Sabtu, 19 November 2011

Inter Siap Berdiskusi Soal Calciopoli Selama Tidak Dikhianati





Pertemuan bisa saja terjadi selama Juventus tetap menyimpan 'pisau' mereka di bawah meja.

 


 



Presiden Inter Milan Massimo Moratti menegaskan pihaknya siap berunding secara damai terkait skandal Calciopoli bersama Juventus.

Pasca klaim adanya bukti baru, presiden si Nyonya Tua Andrea Agnelli pertengahan pekan ini mengumandangkan semua pihak untuk duduk bersama dan berunding dalam damai, sebuah sikap yang kemudian didukung FIGC dan CONI.


Menyikapi situasi tersebut, patron La Beneamata angkat bicara.

"Apakah kami akan datang berunding? Tergantung bagaimana pihak-pihak yang terkait memandang permasalahan," kata Moratti di Giuseppe Meazza.

"Pertemuan bisa saja terjadi selama Juventus tetap menyimpan 'pisau' mereka di bawah meja. Kami akan memantau perkembangan," tandasnya.
 

Inter Milan Tundukkan Cagliari





Inter Milan berhasil menundukkan Cagliari dengan skor tipis 2-1 di Giuseppe Meazza.

 Inter Milan berhasil meraih kemenangan ketiga mereka di musim ini, setelah berhasil menundukkan Cagliari dengan skor 2-1. Ketiga gol dicetak pada babak kedua, dimana Thiago Motta dan Philippe Coutinho menjadi pencetak gol untuk Inter, sementara Joaquin Larrivey menjadi satu-satunya pencetak gol untuk Cagliari.

Pada babak pertama, Inter Milan yang tampil sebagai tuan rumah langsung menekan Cagliari, namun skuad asuhan Claudio Ranieri tersebut tampak kesulitan menembus rapatnya pertahanan tim tamu.

Peluang baru didapat di menit ke-21, tendangan keras Pazzini hampir merobek jala Cagliari apabila hasil tembakannya tidak berhasil ditepis Michael Agazzi sehingga hanya membentur mistar gawang. Tiga menit kemudian, Inter kembali tidak beruntung setelah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Mauro Zarate kembali menerpa mistar gawang.

Setelah itu, Inter terus menekan lini pertahanan Cagliari di sisa waktu babak pertama. Beberapa peluang didapatkan Inter baik melalui umpan-umpan silang, namun rapatnya pertahanan Cagliari membuat kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Inter tetap mendominasi permainan, dan pada menit ke-54 usaha Nerazzuri membuahkan hasil. Thiago Motta berhasil memanfaatkan tendangan bebas yang dieksekusi oleh Ricky Alvarez, dengan sekali kontrol Motta berhasil menaklukkan Agazzi dengan sontekannya.

Satu menit kemudian, Inter kembali memperoleh peluang mencetak gol tambahan, melalui tendangan jarak jauh Coutinho. Sayang tembakan pemain asal Brasil tersebut masih melenceng di sisi kanan gawang Cagliari.

Lima menit berselang, Coutinho tidak menyiakan kesempatan keduanya. Gol pertama Coutinho musim ini membuat kedudukan berubah menjadi 2-0. Gol tersebut berawal dari aksi Alvarez yang mampu melakukan serangan balik dengan cepat.

Unggul dua gol membuat Inter mengendurkan serangan mereka, sehingga membuat Cagliari lebih leluasa melakukan serangan ke pertahanan Inter. Tetapi lini pertahanan Inter mampu menjaga kedisiplinannya sehingga peluang-peluang Cagliari dapat dimentahkan.

Namun, pada menit ke-89 usaha Cagliari akhirnya membuahkan hasil melalui Joaquin Larrivey yang membelokkan tendangan Radja Nainggolan sehingga berhasil menjebol gawang Julio Cesar.

Di sisa waktu yang ada, Cagliari berusaha mencetak gol lagi agar dapat mencuri satu poin. Namun, kedudukan 2-1 untuk Inter tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.

Jumat, 18 November 2011

Ladeni Cagliari, Inter Milan Tanpa Lucio





Bek sentral asal Brasil itu mesti ditepikan karena terjerat cedera lutut.

 Tak tertera nama Lucio dalam susunan 21 pemain yang telah diumumkan kubu Inter Milan untuk laga kandang versus Cagliari di giornata 12 Serie A Italia, Sabtu (19/11) ini. Bek Brasil kelahiran 33 tahun lalu itu mesti ditepikan karena jeratan cedera lutut. Lucio menyusul kompatriotnya, Douglas Maicon, dan Yuto Nagatomo, yang lebih dulu dipastikan absen.
Sementara itu, palang pintu lain yang kondisi kebugarannya sempat diragukan, Andrea Ranocchia, tetap masuk skuad setelah terbebas dari problem tersebut.
Berikut daftar lengkap pasukan Il Biscione yang disiapkan untuk meladeni kunjungan Cagliari di Giuseppe Meazza:

Kiper: 1-Julio Cesar, 12-Luca Castellazzi, 21-Paolo Orlandoni.
Bek: 2-Ivan Ramiro Cordoba, 37-Marco Davide Faraoni, 42-Jonathan, 23-Andrea Ranocchia, 25-Walter Samuel, 4-Javier Zanetti.
Gelandang: 11-Ricardo Alvarez, 19-Esteban Cambiasso, 29-Coutinho, 8-Thiago Motta, 20-Joel Obi, 18-Andrea Poli, 10-Wesley Sneijder, 5-Dejan Stankovic.
Penyerang: 30-Luc Castaignos, 22-Diego Milito, 7-Giampaolo Pazzini, 28-Mauro Zarate.

Kamis, 17 November 2011

Dejan Stankovic: Inter Akan Segera Bangkit!





Stankovic amat yakin dalam waktu dekat Il Biscione bakal bangkit.

 Kegagalan membukukan rapor positif di sembilan pertandingan awal Serie A memaksa Inter Milan terpuruk di peringkat ke-17.
Koleksi poin yang cuma delapan bahkan setara dengan Novara di zona degradasi kendati I Nerazzurri masih punya tabungan satu partai.
Situasi suram tersebut toh tak memudarkan optimisme Dejan Stankovic. Gelandang Inter asal Serbia itu amat yakin dalam waktu dekat Il Biscione bakal bangkit.

"Inter akan segera menulis ulang tabel liga," tukas Stankovic kepada Sky Sport Italia.
"Anda akan melihat Inter yang baru dalam beberapa laga ke depan, sebuah tim yang akan menanjak di klasemen," tegas eks punggawa Lazio itu.
Usai terpotong jeda internasional, Inter akan melakoni restart Serie A dengan menjamu Cagliari di Giuseppe Meazza pada Sabtu (19/11).
 

Senin, 14 November 2011

Diego Forlan Tak Ingin Tetapkan Tanggal Comeback






Diego Forlan akan menunggu sampai kondisinya benar-benar pulih sebelum bisa kembali bermain.


Diego Forlan mulai menunjukkan perkembangan yang bagus untuk bisa kembali bermain setelah pulih dari masalah cedera hamstring.

Namun saat ini kondisinya masih belum 100 persen fit. Diperkirakan dua minggu lagi ia bisa kembali membela Inter Milan.

Namun Forlan tak ingin memastikan bahwa dua minggu lagi ia akan benar-benar bermain.

"Saya memang sudah merasa lebih baik, tapi sepertinya tak masuk akal membuat tanggalcomeback sekarang ini," katanya, Senin (14/11).

"Saya sudah bekerja keras dan dengan cara yang tepat. Dalam beberapa hari ke depan, saya akan menjalani sejumlah check-ups," tandas Forlan.

Claudio Ranieri: Inter Butuh Kemenangan Beruntun







Mourinho atau Guardiola? Ranieri memilih The Special One...

Claudio Ranieri mengatakan Inter harus mulai meraih kemenangan beruntun untuk menjaga peluang meraih Scudetto musim ini.

Penampilan Inter sendiri jauh dari memuaskan hingga jarak klub dengan zona degradasi hanya terpisah oleh perbedaan jumlah gol.

Pada laga selanjutnya, I Nerazzurri akan meladeni tantangan Cagliari di Giuseppe Meazza dan Ranieri tahu persis apa yang dibutuhkan oleh tim untuk mengubah peruntungan.
"Kami harus mulai meraih kemenangan beruntun untuk mencapai target," kata Ranieri di Il COrriere dello Sport.

"Saya seorang petarung dan siap bekerja semaksimal mungkin demi tim."

Ranieri kemudian diminta memilih antara pelatih Real Madrid Jose Mourinho dan arsitek Barcelona, Pep Guardiola.

"Dengan pengalaman yang sudah saya miliki, saya memilih Mourinho," tandasnya.

Minggu, 13 November 2011

Eden Hazard Pertimbangkan Inter Milan






Pemain asal Belgia berusai 20 tahun itu menyatakan bangga bisa menarik minat klub besar.

Bintang Lille Eden Hazard mengaku tersanjung dengan kabar yang menyebutkan dirinya menarik minat salah satu raksasa Serie A Italia Inter Milan.

Hazard menjadi incaran sejumlah klub besar di Eropa. Selain Inter, klub yang menaruh minat adalah AC Milan, Chelsea, Juventus, Real Madrid dan Arsenal. Demikian juga dengan Paris Saint-Germain.

“Inter tim yang fantastis. Mereka adalah juara. Jika Anda bermain di klub seperti Inter, Anda sudah dianggap sebagai pemain top,” ujar Hazard kepada Corriere dello Sport.

“Tentu saja ketertarikan klub-klub papan atas membuat saya senang. Ketika klub sebesar Inter yang sudah memenangi segalanya menginginkan saya, ini hanya membuat saya merasa bangga.”

Walau mendapat godaan dari sejumlah klub, Hazard kembali menegaskan dirinya ingin berkonsentrasi di Lille hingga akhir musim, sebelum mengambil keputusan.

“Untuk saat ini, saya belum memikirkan masa depan saya. Fokus saya hanya di Lille. Agen saya yang melakukan negosiasi. Saya akan membahasnya bersama dia, tapi tidak sekarang.”

Tiga Klub Italia Bidik Nani






AC Milan, Inter Milan dan Juventus ingin memboyong Nani pada musim panas mendatang.

Nani menjadi salah satu pemain andalan Manchester United dalam dua musim terakhir ini. Ia mampu tampil konsisten dan memberikan pengaruh besar bagi timnya.

Namun kedatangan beberapa pemain baru seperti Antonio Valencia dan Ashley Young diyakini akan membuat posisi Nani sebagai pemain utama semakin terancam.

Hal itu dipantau oleh beberapa klub, termasuk klub Serie A Italia. Menurut berita dari Mirror Football, selain Juventus yang sudah menyatakan ketertarikan mereka, kali ini giliran Milan dan Inter yang berminat memboyong Nani.

Meskipun ada beberapa klub yang berminat pada Nani, rasanya kecil kemungkinan Sir Alex Ferguson bersedia melepaskan gelandang asal Portugal tersebut.

Pihak United juga memasang harga yang cukup tinggi bagi klub lain yang ingin mengontrak Nani, yaitu sekitar £30 juta.

Nani masih terikat kontrak sampai 2014 setelah menyetujui perpanjangan kontrak selama empat tahun pada Maret 2010.

Kamis, 10 November 2011

Thiago Motta Prioritaskan Inter Milan Ketimbang Kontrak Baru





Untuk saat ini Thiago Motta menolak untuk membicarakan masa depannya dan hanya akan fokus untuk Inter Milan.

 Belum mendapat kontrak baru, spekulasi pun menerpa Thiago Motta. Ia dikabarkan akan meninggalkan Inter Milan dalam waktu dekat.

Minimnya kesempatan bermain di tim utama juga memperkuat indikasi untuk meninggalkan Inter Milan. Namun kemungkinan itu dibantah, setidaknya untuk saat ini.

"Keinginan Thiago Motta sangat jelas," kata agennya, Alessandro Canovi, Kamis (10/11). "Ia ingin bertahan di Inter Milan."


"Sejauh ini belum ada hal baru mengenai proposal perpanjangan kontrak dari yang ada sekarang ini, tapi kami tak buru-buru membereskannya antara sekarang dan nanti sampai batas akhir."

"Kami akan menunggu panggilan dari Inter Milan," tandasnya.

Kontrak Thiago Motta bersama Inter bakal berakhir pada Juni 2013.

Inter Diam-Diam Masih Amati Carlos Tevez





Inter masih belum menyerah mendatangkan Carlos Tevez dan Massimo Moratti selaku presiden masih terus mempertimbangkan segala aspek sebelum memboyongnya.


 



Setelah gagal mendapatkan servisnya di bursa transfer musim panas kemarin, Inter tak serta merta melupakan striker Carlos Tevez.

Penyerang Manchester City itu kabarnya masih dalam pertimbangan presiden Inter Massimo Moratti dan sewaktu-waktu bisa saja sang presiden menjalin kontak dengan pemain Argentina itu. Demikian diwartakan Tribalfootball.

Tevez dilaporkan segera meninggalkan City pada Januari tahun depan, dan Inter masih menjadi kandidat kuat mendapatkan tanda tangan pemain yang tengah dibekukan di Etihad Stadium itu.

Namun sebelum itu, Moratti saat ini tengah berusaha mencari klub yang berminat pada bomber Diego Milito. Dana hasil penjualan eks striker Genoa itu nantinya dialokasikan untuk membeli Tevez.

Moratti, Masih menurut laporan Tribalfootball, sepertinya tidak bakal langsung mematenkan kontrak Tevez. Moratti disebutkan hanya akan meminjam sang striker enam bulan dengan kesepakatan mempermanenkan pada Juni di akhir musim nanti.
 

Januari, Inter Siap Beli Robin Van Persie





Presiden Inter Milan telah mempertimbangkan nama Robin van Persie untuk menatap bursa transfer Januari mendatang.

 

Inter Milan dikabarkan tengah menyiapkan rencana untuk menyodorkan sebuah tawaran pada Januari mendatang untuk bisa merekrut kapten Arsenal Robin van Persie.

Presiden Nerazzurri Massimo Moratti sejauh ini tengah berupaya untuk terus memperbaiki skuadnya. Ia berharap nama van Persie akan bisa menjadi pilihan untuk menghadapi bursa transfer mendatang.  

Saat ini pemain tim nasional Belanda itu tinggal menyisakan 18 bulan lagi kontraknya bersama Arsenal. Sepanjang musim ini, van Persie telah mencetak 12 gol dari 15 laga yang telah dilakoninya.

Performa gemilang itu tak pelak membuat nama van Persie menjadi begitu santer dikaitkan dengan sejumlah klub elite dunia.

Sementara itu pelatih Inter Claudio Ranieri sampai kini masih belum merasa maksimal dengan kekuatan lini depan yang didapatkan dari pelatih sebelumnya Gian Piero Gasperini.

Beredar rumor jika Diego Forlan dan Mauro Zarate kemungkinannya bakal tergusur posisinya di Inter pada tahun depan.
 

Senin, 07 November 2011

Enrico Preziosi: Genoa-Inter Milan Digelar 13 Desember





Rapat Lega Calcio menetapkan 13 Desember sebagai jadwal Genoa versus Inter yang batal digelar hari Minggu (6/11) lalu.

 Tanggal 13 Desember telah ditetapkan sebagai jadwal diselenggarakannya partai tunda giornata 11 Serie A Italia antara Genoa dan Inter Milan di Stadion Luigi Ferraris.
Hal tersebut diutarakan oleh presiden Il Grifoni, Enrico Preziosi, usai mengikuti rapat yang diadakan Lega Calcio pada Senin (7/11).
Laga yang awalnya direncanakan pada Minggu (6/11) itu terpaksa urung digelar dikarenakan cuaca ekstrem berujung banjir parah yang juga merenggut beberapa korban jiwa di Kota Genoa. Demi alasan keselamatan, kedua klub pun memaklumi keputusan penundaan pertandingan.

Pemilihan tanggal 13 Desember yang jatuh pada hari Selasa sendiri terbilang kurang adil buat I Nerazzurri lantaran hanya berselang dua hari setelah mereka menjamu Fiorentina di giornata 15, sementara Genoa tampil lebih dulu pada Sabtu (10/12) malam kontra Bologna.
Namun, Preziosi mengatakan pertandingan tak mungkin dimainkan hari Rabu karena bentrok dengan jadwal matchday terakhir Grup D sampai F dan J hingga L Liga Europa.
Sedangkan putaran grup Liga Champions, kompetisi Eropa yang diikuti Inter, akan kelar di midweek sebelumnya dengan La Beneamata melakoni gim pamungkas Grup B melawan CSKA Moskwa di Giuseppe Meazza (7/12).
"Kami tak bermasalah berbenturan dengan midweek yang sama dengan laga Liga Europa, jadi kami setuju untuk bermain pada Selasa malam. Hari Rabu sudah di-booking untuk UEFA," terang Preziosi kepada Il Corriere dello Sport.

Diego Milito Buka Peluang Kembali Ke Genoa





Striker Inter itu tak menutup pintu peluang kembali ke Genoa.

 Diego Milito sepertinya mulai mempertimbangkan kelanjutan karirnya. Kembali ke Genoa masuk dalam pertimbangan bomber asal Argentina itu.

Ketertarikan presiden Enrico Preziosi untuk menariknya pulang menjadi salah satu alasan bagi Milito untuk menjadikan Genoa sebagai opsi klubnya kelak.

"Saya tahu Preziosi mencintai saya," ujar Milito kepada La Gazzetta dello Sport.


"Anda tak akan pernah tahu apa yang terjadi di sepakbola, tapi untuk sekarang ini, saya hanya berpikir membantu Inter memenangi pertandingan."

Milito sendiri sempat dua kali membela Genoa. Pertama kali bergabung di tahun 2004, sebelum kemudian meninggalkan Marassi di tahun 2005 dengan bergabung Real Zaragoza.

Di tahun 2008, Milito kembali dengan langsung menorehkan 24 gol dari 31 laga, sebelum kemudian hijrah ke Inter setahun kemudian.

Sabtu, 05 November 2011

Laga Genoa-Inter Milan Resmi Ditunda





Pertandingan giornata 11 Serie A di Luigi Ferraris mesti ditunda karena keselamatan fans tak bisa dijamin.

 Laga giornata 11 Serie A antara Genoa dan Inter Milan di Stadion Luigi Ferraris yang sedianya digelar pada Minggu (6/11) resmi ditunda, demikian konfirmasi Lega Calcio.

Seperti diberitakan sebelumnya, cuaca buruk berupa guyuran hujan lebat yang mengakibatkan banjir di Region Liguria, notabene beribukota Genoa, diperkirakan tak akan membaik hingga akhir pekan ini.

Rabu, 02 November 2011

Claudio Ranieri Puji Diego Milito





Claudio Ranieri menilai Diego Milito bermain luar biasa saat menghadapi Lille dini hari tadi (03/11).

Claudio Ranieri memuji performa striker Diego Milito saat Inter Milan berhasil menaklukkan Lille dalam laga lanjutan Liga Champions grup B dini hari tadi (03/11).

Seperti yang diketahui, Milito mencetak gol kedua untuk Inter setelah memanfaatkan umpan dari Javier Zanetti. Gol tersebut turut mengantarkan Inter menang dengan skor 2-1 atas Lille.

"Milito menciptakan banyak peluang hari ini dan dia juga sangat membantu tim, saya tidak berpikir dia akan saya ganti. Dia penuh semangat dan saya gembira akhirnya dia dapat mencetak gol," ujar Ranieri.

"Dia adalah sosok pemain yang membantu Inter menjuarai Liga Champions, jadi dia layak dihormati."

Claudi Ranieri: Inter Milan Hampir Pasti Lolos





Claudi Ranieri yakin Inter Milan mampu lolos ke babak 16 besar Liga Champions.

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri meyakini skuadnya sudah hampir dipastikan telah lolos ke babak 16 besar Liga Champions menyusul kemenangan mereka atas Lille dengan skor 2-1 dini hari tadi (03/11).

Seperti yang diketahui, Inter sekarang menjadi pimpinan grup B dengan mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan. Inter unggul empat poin dari peringkat dua dan tiga, CSKA Moscow and Trabzonspor, dan Ranieri yakin skuadnya pasti mampu melaju ke babak berikutnya.

"Hal yang paling penting hari ini adalah keluarnya keinginan menang dari tim. Kami bermain cukup bagus dan sekarang kami memiliki sembilan poin, jadi kami hampir pasti lolos," ujar Ranieri seperti yang dilansir oleh UEFA.com.

"Ini adalah musim yang sulit untuk kami tetapi kami tidak akan menyerah dan saya ingin menegaskan hal ini."

"Kami menghadapi tim yang sangat bagus, karena Lille tidak pernah kalah dalam pertandingan tandang hampir selama satu tahun. Jadi mereka benar-benar tim yang sangat sulit untuk ditaklukkan."

Inter Menang Dengan Skuad Tua





Tahukah Anda berapa rata-rata usia pemain Inter saat menang atas Lille OSC dinihari tadi?

Inter menang 2-1 atas Lille OSC dinihari tadi dalam lanjutan Liga Champions matchday keempat. Hebatnya, kemenangan itu didapat dengan materi pemain berusia tua.

Jika dirata-ratakan, usia pemain Inter yang turun di laga itu adalah 31,54 tahun. Khusus untuk pemain belakang, lima pemain yang diturunkan, termasuk kiper Inter Luca Castelazzi, jika digabungkan jumlah usia mereka mencapai 171.

Kapten Inter Javier Zanetti menjadi pemain tertua Inter yang turun di laga tersebut, yang merupakan penampilan ke-93 di Liga Champions.

Delapan pemain Inter yang masuk starting lineup juga berusia di atas 30 tahun, seperti Dejan Stankovic (33) dan Lucio (33).

"Anda tak bisa meremehkan faktor pengalaman, itu yang bisa diandalkan sebagai pemain tua," ujar Claudio Ranieri.

"Mereka biasa menghadapi laga besar dan berada dalam tekanan. Tapi hal itu bukan berarti saya tidak akan memberikan kesempatan untuk pemain muda," tambahnya.

Pemain termuda yang membela Inter di laga inihari berusia 23 tahun, yaitu Ricardo Alvarez.

Tekuk Lille, Inter Mantap Di Puncak Klasemen Grup B





Inter menunjukkan indikasi bangkit dari keterpurukan dengan mengalahkan Lille OSC di Liga Champions.

Inter bisa jadi terseok-seok di kompetisi domestik, tapi tidak demikian di Liga Champions. Buktinya, saat menjamu Lille di Giuseppe Meazza, Kamis (3/11) dinihari WIB, Inter membukukan kemenangan 2-1.

Hasil positif tersebut membuat Inter memuncaki klasemen Grup B dengan sembilan angka dari empat laga yang sudah dijalani, unggul empat poin dari CSKA dan Trabzonspor yang hanya memetik hasil imbang dari duel mereka.

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, Inter tampil bersemangat. Sejumlah peluang dimiliki pasukan Claudio Ranieri dan akhirnya membuahkan hasil di menit 18.

Berawal dari tendangan bebas Wesley Sneijder, bola kiriman gelandang asal Belanda itu bisa disambut Walter Samuel dengan sundulan. Mickael Landreau tak bisa berbuat banyak untuk menghalau bola yang melaju deras ke gawangnya.

Sejumlah peluang sempat dimiliki pasukan Inter di paruh pertama, demikian juga dari tim tamu. Namun skor 1-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Baru di babak kedua gol kembali terjadi. Kubu Inter yang mereguk keuntungan dengan gol tersebut dan memimpin 2-0 di menit 65.

Umpan silang Javier Zanetti bisa dimaksimalkan Diego Milito dengan sontekannya. Tapi tidak ada clean sheet untuk Inter di laga ini.

Di menit 83, Lille bisa mencuri gol setelah tendangan keras Tulio De Melo dari dalam kotak penalti tak bisa dihalau Luca Castelazzi.

Untung bagi Inter, di sisa waktu yang ada, Lille tidak mampu mencetak satu gol lagi dan harus puas pulang ke Prancis tanpa memperoleh satu angka pun.

Selasa, 01 November 2011

Inilah 23 Nama Nominasi FIFA Ballon D'Or





Messi dan Ronaldo sukses menembus daftar 23 nama nominasi yang disortir untuk meraih FIFA Ballon d'Or 2011.

Dua pesepakbola yang selama ini sering digaungkan sebagai yang terbaik di dunia, Lionel Messi (Barcelona) dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid), sukses menembus daftar 23 nama nominasi yang disortir untuk meraih FIFA Ballon d'Or 2011.

Hal menarik dari daftar tersebut adalah dominasi negara juara Piala Dunia 2010, Spanyol, yang menempatkan tujuh punggawa mereka sebagai kandidat. Sementara itu, juara Copa America 2011, Uruguay, harus puas hanya diwakili oleh Luis Suarez dan Diego Forlan.

Jerman mengirim tiga utusan, yakni Thomas Muller, Mesut Ozil, dan Bastian Schweinsteiger, sementara Prancis, Brasil, seperti juga negara asal Messi (Argentina) dan Ronaldo (Portugal), serta Uruguay, mengutus dua pemain.

Satu-satunya pemain non-Amerika Selatan ataupun Eropa adalah striker Anzhi Makhachkala, Samuel Eto'o, yang berasal dari negara Afrika, Kamerun. Inggris dan Belanda juga hanya punya satu representatif, yaitu Wayne Rooney (Manchester United) dan Wesley Sneijder (Inter Milan).

Kalau berdasarkan kategori negara Spanyol meraja, maka jika ditinjau dari klub Barcelona yang mencuat sebagai dominator dengan delapan wakil. Seteru abadi Los Blaugrana, Madrid, menyusul dengan lima anggota skuad yang merumput di Santiago Bernabeu.

23 nama ini bakal dikembali diciutkan menjadi tiga finalis saja yang akan diumumkan pada 5 Desember mendatang oleh FIFA dan majalah France Football. Sedangkan sang pemain terbaik dunia 2011 bakal resmi dipilih pada 9 Januari 2012 di Zurich Kongresshaus.

Tahun lalu, Messi didapuk meraih penghargaan terhormat tersebut, mengalahkan dua finalis lain yang kebetulan rekan seklubnya, Andres Iniesta dan Xavi Hernandez.

Berikut daftar lengkap 23 nama nominasi:

Nama Klub Negara
Eric Abidal Barcelona Prancis
Karim Benzema   Real Madrid   Prancis
Sergio Aguero Manchester City  Argentina 
Lionel Messi Barcelona Argentina
Iker Casillas Real Madrid Spanyol
Cesc Fabregas Barcelona Spanyol
Andres Iniesta Barcelona Spanyol
Gerard Pique Barcelona Spanyol
David Villa Barcelona Spanyol
Xabi Alonso Real Madrid Spanyol
Xavi Hernandez Barcelona Spanyol
Cristiano Ronaldo    Real Madrid Portugal
Nani Manchester United     Portugal
Dani Alves Barcelona Brasil
Neymar Santos Brasil
Samuel Eto'o Anzhi Makhachkala Kamerun
Diego Forlan Inter Milan Uruguay
Luis Suarez Liverpool Uruguay
Thomas Muller Bayern Munchen Jerman
Bastian Schweinsteiger      Bayern Munchen Jerman
Mesut Ozil Real Madrid Jerman
Wayne Rooney Manchester United Inggris
Wesley Sneijder Inter Milan Belanda

Selain pemain, FIFA juga mengumumkan sepuluh pelatih yang akan bersaing memperebutkan gelar FIFA World Coach of the Year 2011. Berikut daftarnya:

Nama Negara Tim
Vicente Del Bosque    Spanyol  Timnas Spanyol
Pep Guardiola Spanyol   Barcelona
Joachim Low Jerman Timnas Jerman
Jurgen Klopp Jerman Borussia Dortmund
Jose Mourinho Portugal Real Madrid
Andre Villas-Boas Portugal Chelsea
Arsene Wenger Prancis Arsenal
Rudi Garcia Prancis Lille
Sir Alex Ferguson Skotlandia    Manchester United
Oscar Tabarez Uruguay Timnas Uruguay

Claudio Ranieri: Inter Sudah Di Jalur Yang Tepat





Meski belum menunjukkan penampilan mengesankan, pelatih Inter itu menilai timnya sudah di jalur yang tepat menuju kesuksesan.

 Performa yang tak juga menjanjikan membuat Inter terus disorot. Allenatore Claudio Ranieri pun juga mulai menuai kritik.

Menurut sejumlah pihak, Ranieri belum bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki Inter sejauh ini, yang membuat timnya terseok-seok di awal musim.

Namun Ranieri sendiri melihat Il Nerazzurri sudah berada di jalur yang tepat menuju kesuksesan.

"Saya bukannya penyihir. Saya sudah memprediksi adanya sejumlah kesulitan, tapi saya ingin mengatasinya bersama anggota tim. Kami sudah berada di jalur yang tepat," jelas pengganti Gian Piero Gasperini itu seperti dilansir Football Italia.

"Inter adalah tim yang bagus, meski kami sedang dalam masa sulit. Kami optimistis dengan masa depan. Kami akan memberikan semua yang kami punya dan tak akan menyerah."

Ranieri menambahkan anggota timnya sudah mengabaikan semua pandangan negatif, dan skuad secara mental tetap kuat.

"Sebelumnya, secara taktik kami sudah membuat kesalahan, tapi kami sudah berada di jalan yang benar," paparnya.

Diego Milito: Momen Ini Akan Berlalu





Bomber asal Argentina ini optimistis periode sulit bakal segera dilewati Sang Ular Raksasa.

Kekalahan 2-1 dalam laga derby d’Italia kontra Juventus akhir pekan lalu merupakan kali kelima Inter Milan bertekuk lutut dari lawan-lawannya di Serie A 2011/12.
Dengan hanya mengumpulkan delapan angka dari sembilan laga, I Nerazzurri sekarang mendekam di peringkat ke-17 klasemen, satu tingkat di atas zona relegasi.

Catatan ini tentunya amat mengenaskan untuk ukuran tim yang baru dua musim lalu mengemas prestasi membanggakan treble winners.
Meskipun demikian, bomber Diego Milito optimistis periode sulit ini bakal segera dilewati Sang Ular Raksasa.
“Sedikit demi sedikit, saya yakin bahwa tim ini akan kembali menuju level hebat. Kami juga akan segera menetapkan target-target lagi,” kata pemain Inter asal Argentina itu dilansir Football Italia.
“Kami mesti tetap tenang, rileks, dan bekerja keras. Kerja keras itu akan terbayar. Momen ini akan berlalu,” imbuhnya.
Saat menjamu Juve, Milito hanya menjadi penghangat bangku cadangan tanpa diberikan kesempatan turun oleh Claudio Ranieri.
Hal tersebut ditengarai lantaran sang pelatih kecewa dengan performa eks punggawa Genoa itu yang menyia-nyiakan kans bersih waktu Inter imbang 1-1 versus Atalanta di laga sebelumnya.

“Saya baik-baik saya. Tentu saja kesempatan yang terbuang itu membebani saya, tapi saya baik-baik saya,” terang pemain 32 tahun itu.
“Saya merasa baik, secara fisik maupun psikologis. Ini adalah tipe momen di mana segala sesuatunya tak berjalan mulus, tapi kami adalah tim yang hebat dan kami akan mampu mengatasinya.”
Kamis (3/11) WIB nanti, La Beneamata bakal menerima lawatan klub Prancis, Lille, di ajang Liga Champions, dan Milito yakin Inter mampu membukukan hasil bagus.
“Saya yakin tim akan melakoni pertandingan yang bagus. Setelah kekalahan tim ini selalu mampu menunjukkan sanggup bereaksi dan laga nanti adalah kesempatan sangat bagus. Kami ingin menang,” tegasnya.
Berbeda dengan kancah domestik, raihan Inter di Liga Champions tergolong apik. Kendati sempat tumbang 1-0 dari Trabzonspor di matchday 1, pada dua laga berikutnya Si Biru-Hitam selalu mencatat poin penuh, yakni di markas CSKA Moskwa serta Lille, dan sukses memuncaki Grup B dengan koleksi enam angka.

Inter Milan Berambisi Datangkan Nemanja Vidic





Presiden Inter, Massimo Moratti, siap menyediakan dana besar guna membeli Vidic.

Gerah melihat performa Inter Milan yang tak kunjung membaik, khususnya di sektor pertahanan, presiden Massimo Moratti siap menyediakan dana besar untuk memboyong seorang bek tangguh di jendela transfer musim dingin. Seperti dilansir oleh Novosti, pebisnis minyak itu dikabarkan membidik kapten Manchester United berkebangsaan Serbia, Nemanja Vidic.
Pemain yang punya nickname Vida itu baru saja melakoni gim penuh pertamanya di Liga Primer untuk The Red Devils akhir pekan lalu, dan penampilannya yang bak batu karang di lini belakang berujung kemenangan 1-0 atas Everton.
Moratti, yang khawatir keroposnya lini defensif bakal membuat Inter gagal menembus zona Liga Champions di akhir musim, melihat pemain 30 tahun itu masuk kriteria tepat untuk memimpin pertahanan Inter menjadi kuat lagi.
Meski begitu, kans untuk merealisasikan ambisi tersebut terbilang amat tipis mengingat Vidic selama ini selalu menegaskan komitmennya adalah untuk Setan Merah.