Gelandang Inter membuka kemungkinan bermain untuk tim kaya Ligue 1 Prancis, Paris Saint-Germain...
Peran besar Thiago Motta terhadap kebangkitan Inter Milan musim ini tidak bisa dibantah. Pasca laga melawan Lazio, pelatih Claudio Ranieri bahkan tidak sungkan menyebut tim besutannya mudah kehilangan bola jika Motta absen.
Meski menjadi pemain kunci di Giuseppe Meazza, masa depan pemain timnas Italia kelahiran Brasil itu masih abu-abu bahkan pernyataan terakhir Motta seolah-olah membuka peluang meninggalkan I Nerazzurri.
"Masih ada waktu sepekan sebelum bursa transfer ditutup, segala kemungkinan masih bisa terjadi," kata Motta.
"Paris kota yang indah, tetapi saya belum mengambil keputusan. Saya dalam kondisi baik di Milan dan telah membuat sejarah besar bersama Inter."
"Saya tidak memilih Paris, tetapi kemungkinan bergabung ke PSG tetap terbuka."
Kombinasi Alvarez dan Milito menghadirkan gol yang menyamakan kedudukan sebelum jeda pertandingan...

Kisah kelam puasa gol dalam waktu yang cukup lama layak dibuang jauh Diego Milito. Kini, striker tajam asal Argentina tersebut kembali memperlihatkan kepiawaiannya di kotak penalti lawan.
Keberhasilan sang Pangeran menggetarkan jala gawang Lazio dinihari tadi membuatnya meneruskan catatan mengemas gol di empat laga terakhir I Nerazzurri.
"Memang sudah waktunya. Bola terus bergulir dan saya kembali mencetak gol untuk Inter. Masa-masa sulit memang hal yang sering terjadi pada semua striker di dunia ini," ujarnya pada Sky.
Milito mencetak gol ke gawang Lazio setelah memperlihatkan kerjasama apik dengan Ricky Alvarez dan dia tidak ragu mengeluarkan pujian.
"Sangat menyenangkan. Kombinasi saya dengan Alvarez bisa menghadirkan gol indah," lanjut Milito.
"Gol tersebut membuat kami memasuki kamar ganti pemain dengan kepala yang lebih dingin. Apakah Inter terlalu 'memanjakan' Alvarez? Menurut saya ini normal."
"Alvarez baru menginjak usia 23 tahun dan menjadi sebuah tantangan maha berat bagi setiap pemain muda untuk datang dan bermain di Italia," tandasnya.
Claudio Ranieri mengaku sedih dirinya tidak mampu membuat Mauro Zarate mengeluarkan performa puncaknya.

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri mengaku sedang berusaha mengeluarkan potensi terbaik Mario Zarate di San Siro.
Ranieri mengaku sedih pemain yang bergabung dari Lazio dengan status pinjaman pada bulan transfer musim panas kemarin tersebut tidak mampu menampilkan performa puncaknya.
"Dia adalah anak emas. Dia juga memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk menjadi seorang juara," ungkap Ranieri kepada the Corriere della Sera.
“Tetapi terkadang saya frustrasi. Beberapa kali saya menyadari bahwa saya perlu melibatkannya dalam pertandingan, tetapi dia tidak menyentuh bola, dia tidak mengejar lawan, dia hanya melihat pertandingan."
“Kemudian, satu hari setelahnya, dia fenomenal di sesi latihan. Kemudian saya mengatakan: 'Mengapa anda tidak melakukan hal tersebut kemarin?'"
“Itu membuat saya sedih, tetapi saya tidak dapat membiarkannya bermain bila dia tidak dalam kondisi terbaik. Mungkin ini kesalahan saya juga, karena saya tidak dapat menemukan kunci untuk membuka hati Zarate."
Super agen Italia Enzo Bronzetti menyatakan kecil kemungkinan Wesley Sneijder hengkang dari Inter Milan pada bulan Januari ini.
Super agen Italia Enzo Bronzetti menyatakan dirinya tidak berpikir Wesley Sneijder akan hengkang dari Inter Milan bulan ini.
Seperti yang diketahui, gelandang asal Belanda tersebut kembali dikaitkan dengan dua klub Manchester, yaitu Manchester United dan Manchester City, akhir-akhir ini.
Tetapi, Bronzetti mengatakan: "Sneijder? Dia akan tetap berada di Italia dengan mengenakan jersey Inter."
"Dia memiliki gaji yang sangat tinggi dan untuk saat ini saya tidak berpikir bahwa pilihan bertahan di Inter adalah hal yang tidak realistis," pungkas Bronzetti.
Antonio Conte menegaskan Krasic tidak masuk skema Juventus musim ini.

Juventus memang masih tidak terkalahkan dan bersama AC Milan, menguasai klasemen Serie A Italia. Namun, Bianconeri berharap melepas beberapa bintang demi memangkas pengeluaraan gaji pemain.
Salah satu nama yang santer diberitakan akan hengkang adalah Milos Krasic, karena dia jarang diturunkan pelatih Antonio Conte. Krasic kerap dihubungkan dengan Manchester United, Chelsea atau Borussia Dortmund.
Tapi, kabar teranyar menyebut Krasic bisa bertahan di Serie A dengan kepindahan ke Inter Milan. Hal ini mungkin terjadi karena gaya permainan pemain asal Serbia ini cocok dengan karakteristik Claudio Ranieri.
Bianconeri mungkin saja melepas Krasic ke Inter sebagai pinjaman, ketimbang melepasnya dengan banderol €10 juta.
Selain Krasic, Si Nyonya Tua juga dikabarkan akan melepas striker Amauri pada bursa transfer musim dingin. Pemain berdarah Brasil-Italia ini beberapa kali dikaitkan dengan klub Liga Primer Inggris.
Namun, seperti dilansir Football Italia, Fiorentina berniat memboyong Amauri untuk menggantikan Alberto Gilardino yang hijrah ke Genoa.
"Amauri pemain hebat dan dia dia memberikan semangat kepada semua orang jika datang ke Firenze," kata gelandang Viola Valon Behrami.
Gelandang Inter itu meyakini dirinya tak akan meninggalkan Giuseppe Meazza dalam waktu dekat.

Masih seputar spekulasi masa depan Wesley Sneijder di Inter, gelandang asal Belanda itu memiliki pendapatnya sendiri mengenai kemungkinan dia bertahan di Giuseppe Meazza.
Secara garis besar, dia meyakini akan bertahan di Inter, setidaknya hingga musim ini rampung. Namun demikian, keyakinan yang dimilikinya tidak utuh 100 persen.
"Jika memang saya harus memberikan persentase kemungkinan bertahan, saya rasa besarnya adalah 90 persen," tandas Sneijder kepada Voetbal International.
"Saya menikmati petualangan saya saat ini, dan sampai saat ini saya tak memiliki apa pun untuk dipilih."
"Tapi saya tidak bisa mengatakan 100 persen yakin, karena kadang sesuatu yang di luar dugaan bisa terjadi."
Sesuatu itu bisa saja datangnya dari Manchester United, yang sejak musim panas sudah tertarik untuk menggaet Sneijder. United sendiri dilaporkan akan melakukan pendekatan kepada Inter untuk bisa mendapatkan mantan pemain Real Madrid itu, menyusul hasil buruk di beberapa laga terakhir mereka.
Pazzini akan menganggap duel melawan Milan sebagai laga terbesar pada tahun ini.

Striker Inter Milan Giampaolo Pazzini menilai Nerazzurri bakal kembali ke jalur perburuan gelar juara Serie A Italia bila bisa memenangi Derby della Madonnina melawan AC Milan pada bulan ini.
Inter akan kembali melakoni laga perdananya pasca libur melawan Parma, sebelum menghadapi Milan. Nerazzurri telah memenangi enam dari tujuh pertemuan terakhir mereka di Serie A. Namun, Inter kini masih tertinggal delapan poin dari Milan dan Juventus.
“Pertandingan derby bisa menjadi batu loncatan kami di tahun 2012,” ujar Pazzini kepada Gazzetta dello Sport.
“Dengan mengalahkan Milan, kami akan kembali ke jalur perburuan gelar. Kami harus memperlakukan pertandingan itu sebagai laga terbesar tahun ini.”
Pazzini yang telah mencetak 19 gol sepanjang 2011 juga berharap mendapatkan kesuksesan pada musim panas nanti bersama tim nasional.
“Tim Italia pantas mendapatkan poin 8,5 dari skala 10 untuk tahun 2011. Bos Cesare Prandelli telah bekerja dengan sangat baik untuk membawa hal baru ke dalam tim,” kata Pazzini.
“Ada antusiasme, ide-ide sepakbola yang penting, dan dia telah mampu menciptakan tim hebat yang berisikan para pemain bagus.”
“Kami bisa mendapatkan hasil bagus pada musim panas nanti yang akan membuat para pengkritik Italia yang menganggap tim nasional sebagai tim pinggiran di Piala Eropa 2012 berpikir ulang.”