...:::Assalamualaikum wr. wb. ^_^ Welcome to interisti's home ^-^ Semoga hari-hari anda menyenangkan:::...

Senin, 31 Oktober 2011

Inter Milan Rombak Tim Di Musim Dingin?





Performa buruk di paruh pertama musim ini memunculkan indikasi adanya perombakan besar-besaran di skuad Inter.

 Kekalahan 2-1 dari Juventus di kandang sendiri membuat Inter semakin terjerembab di papan bawah klasemen Serie A Italia.

Situasi tersebut kabarnya memicu perpecahan di internal klub. Sejumlah pemain dilaporkan kehilangan kepercayaan mereka.

Absennya sejumlah pemain juga menjadi masalah tersendiri bagi Inter untuk bisa kembali bangkit. Hal itu juga sudah menjadi perhatian tersendiri bagi manajemen klub.


Manajemen kabarnya juga sudah melakukan evaluasi dan akan ada sejumlah pemain yang dikorbankan, alias dilepas. Sebagai gantinya, pemain baru berkualitas akan didatangkan.

Presiden klub Massimo Moratti juga sudah mengisyaratkan hal itu setelah menyampaikan kekecewaannya atas hasil yang didapat saat menghadapi Juventus kemarin.

"Kita akan melihat bagaimana jadinya aktivitas kami di bulan Januari," tuturnya kepada Sky Italia.

Sebelumnya juga dikabarkan sejumlah pemain sudah masuk bidikan Inter, di antaranya Kaka dan Neymar.

Minggu, 30 Oktober 2011

Javier Zanetti: Inter Tak Kehilangan 'Rasa Lapar'





Javier Zanetti menegaskan jangan pernah mempertanyakan semangat juang Inter karena mereka selalu berusaha untuk meraih hasil maksimal.

Inter seperti kehilangan tajinya. Mereka terus menuai hasil negatif di Serie A Italia. Terakhir, armada Claudio Ranieri ini kembali tersungkur dari Juventus di kandang sendiri.

Meski demikian, kapten Inter Javier Zanetti menyatakan, timnya tak berarti 'hilang rasa lapar' akan kemenangan.

Klasemen boleh menunjukkan keterpurukan Inter dengan menempati posisi ke-16 atau berjarak 11 poin dari pemuncak klasemen, tetapi soal spirit, menurut Zanetti, jangan pernah mempertanyakan itu.
"Kami tidak kehilangan rasa lapar kami, namun dalam momen tertentu, ada pihak yang tak mengerti apa yang menahan kami dari tren memenangkan pertandingan," kata Zanetti kepada La Gazzetta dello Sport.

"Kini kami harus memikirkan soal pertandingan melawan Lille, lalu mari tatap Genoa kemudian," tandasnya.

Berbeda di Liga Champions, Inter di Grup B menguasai klasemen grup dan akan berhadapan dengan klub Prancis itu Rabu besok.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Inter-Juventus: Gengsi Derby d'Italia






Musim 2011/12 - Giornata 10

 Sebenarnya lebih dari gengsi yang dipertaruhkan dalam derby d'italia pekan ini antara Inter dan Juventus.

Inter misalnya, yang sangat membutuhkan tiga angka penuh untuk menambah perolehan poin mereka di musim ini. Pasalnya setiap angka sangat penting bagi Inter untuk bisa mengatrol posisi mereka di klasemen, yang sampai saat ini masih berada di papan tengah.

Sementara Juventus juga membutuhkan angka untuk bisa mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen.

Juventus mengantungi modal performa yang menjanjikan. Sejauh ini, hanya Juventus yang tak terkalahkan di Serie A. Untuk skuad, Juventus juga memiliki barisan pemain yang lebih komplet.

Hal itu tidak terjadi di Inter. Julio Cesar dipastikan absen, demikian juga Walter Samuel, Ivan Cordoba, Diego Forlan, Andrea Ranocchia dan sejumlah pemain lain.

Jumat, 28 Oktober 2011

Diego Milito: Saya Bertahan Di Inter Milan


Milito membantah spekulasi kepindahannya dari Inter pada Januari nanti. 

 Milito termasuk pemain yang dikabarkan akan hengkang dari Inter. Penyerang asal Argentina ini mulai kesulitan mendapatkan tempat di tim utama.

Performa dan produktifitas pemain berusia 32 tahun ini semakin menurun dan tidak lagi menjadi pilihan utama di musim ini. Meskipun begitu, Milito membantah akan pergi pada bursa transfer Januari 2012.

"Saya tidak punya masalah di Inter dan tak pernah terlintas dalam pikiran saya untuk meninggalkan klub pada Januari nanti. Semua berita tentang rencana kepergian saya sama sekali tidak benar dan saya tidak tahu darimana berita-berita itu berasal," terangnya pada Inter Channel.

"Saya dapat memastikan kalau saya dan pemain lainnya masih bahagia di Inter dan berusaha memberikan kontribusi terbaik. Performa saya memang sedang kurang baik, tapi saya sedang berusaha untuk kembali pada permainan terbaik saya."

Milito berharap akan diturunkan dalam pertandingan menghadapi salah satu rival utama mereka, Juventus, di San Siro, Sabtu (29/10) waktu setempat.

"Kami mengincar kemenangan karena hasil pertandingan ini akan sangat penting bagi kami. Kalau diberi kepercayaan untuk bermain, meskipun hanya beberapa menit, saya akan memberikan kontrbusi yang maksimal. Saya optimis kami mampu memenangkan pertandingan ini," pungkasnya.

Claudio Ranieri: Laga Melawan Juventus Tidak Menentukan


Pelatih Inter Milan ini masih yakin untuk merebut Scudetto musim ini.

 Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri tak pernah menanggap pertandingan melawan Juventus akan menjadi laga yang menentukan nasib timnya pada musim ini.

Ia menegaskan persaingan merebut Scudetto masih tetap terbuka meski timnya nanti gagal mengalahkan Juventus.

"Ini bukan menjadi kesempatan terakhir kami," ujar Ranieri dengan tegas.

"Saat ini masih ada 84 poin lagi yang masih tersedia setelah pertandingan melawan Juventus nanti. Milan saja pernah memenangkan gelar musim lalu hanya dengan mengoleksi 82 angka."

"Rasanya kami masih akan bisa kembali ke puncak klasemen. Oleh karena itu kami akan berusaha untuk menjadi juara. Saya yakin, begitu juga dengan para pemain."

Terkait dengan pertandingan ini, Ranieri mengatakan, pertandingan melawan Juventus ini tak berbeda jauh dengan pertandingan lainnya.

"Saya mungkin sudah pernah melatih mereka, namun rasanya pertandingan menghadapi Juventus ini biasa-biasa saja," katanya.

"Ini memang akan menjadi tiga angka yang berharga. Untuk itu saya ingin meraihnya. Ya karena ini menjadi tiga angka yang penting."

Inter Milan Berencana Lepas Wesley Sneijder

Musim ini bisa menjadi musim terakhir Sneijder bersama Inter. 

Pada musim panas lalu Sneijder kerap diberitakan akan hengkang ke Manchester United. Meskipun begitu ia urung pindah karena tidak menyetujui proposal gaji yang disodorkan pihak United.

Pihak Inter sempat menegaskan kalau gelandang asal Belanda itu tak akan dijual dan termasuk dalam rencana masa depan mereka.


Namun berita terbaru dari Footie Online menyebutkan kalau Inter akan melepas Sneijder pada musim panas mendatang. Hasil penjualan pemain berusia 27 tahun tersebut akan digunakan untuk berusaha Eden Hazard dari Lille.

Rencana itu kabarnya kembali dipantau United yang sedang mencari gelandang tengah baru. Sir Alex Ferguson kemungkinan masih kurang puas dengan kekuatan skuadnya yang dipermalukan Manchester City pada akhir pekan lalu.

Ferguson menyukai gaya permainan dan bisa saja diplot sebagai penerus Paul Scholes yang sudah pensiun. Tapi kali ini sepertinya United harus siap bersaing karena rival sekota mereka, City, lalu Chelsea dan Barcelona juga memantau situasi Sneijder. 

.

Kamis, 27 Oktober 2011

Alessandro Matri: Juventus Ingin Kalahkan Inter

Alessandro Matri mengincar kemenangan atas Inter Milan.

 

Penyerang Juventus Alessandro Matri bersiap menghadapi laga besar melawan Inter Milan akhir pekan ini.

Matri menjadi penentu kemenangan Juventus atas Fiorentina 2-1 pada laga tengah pekan dan kini mengincar kemenangan atas seteru besarnya, Inter.

"Senang rasanya memuncaki klasemen, tapi sekarang kami harus fokus untuk Inter. Kami harus memikirkan pertandingan Sabtu (29/10) nanti," ujarnya kepada La Repubblica.


"Kami bisa merasakan pertandingan ini dan akan seperti penentu pencapaian kami musim ini. Kami ingin tampil baik dan meraih kemenangan."

Namun, Juventus diperkirakan tidak bisa turun dengan kiper utama, Gianluigi Buffon, karena cedera bahu. Inter pun memiliki masalah serupa karena Julio Cesar didera cedera otot. 

Massimo Moratti: Betapa Buruknya Diego Milito!


Massimo Moratti mengatakan Inter Milan terus mengalami kemajuan.
 Massimo Moratti, patron Inter Milan, mengecam Diego Milito, yang bermain buruk saat Nerazzurri dipaksa Atalanta berbagi gol 1-1.

"Saya hampir tidak percaya bagaimana pemain individual seperti Milito bisa bermain buruk," ujar Moratti.

Milito membuang peluang emas, ketika menerima umpan Maicon dan gagal menceploskan bola dari jarak tiga meter. Bola tembakannya melayang di atas mistar.

"Milito tidak dalam form terbaik. Saya kecewa," lanjut sang presiden.

Namun, menurut Moratti, Inter Milan cenderung membaik. Inter mampu menguasai bola cukup lama, meski selalu gagal mengakhirinya dengan gol.

Ia juga masih melihat adanya kesalahan yang dilakukan pemain, tapi yang mengkhawatirkan adalah lini depan tim asuhan Claudio Ranieri tidak produktif.

Kini, Inter Milan menunggu Juventus. Moratti menyebut laga melawan Bianconeri harus dimenangkan, jika Inter ingin menghibur diri dan masih dianggap layak menjadi juara.

"Inter verus Juventus adalah derby Italia," kata Moratti.

"Akan ada laga menarik, karena kedua tim memiliki kualitas," sang patron mengakhiri.
Inter Milan melalui Staff Eksekutifnya, Ernesto Paolillo melayangkan protes terhadap presiden FIGC.
Inter menderita 5 pinalti dalam 8 pertandingan & tentunya membuat Inter dirugikan.

"Saya terganggu melihat betapa mudahnya pinalti bisa diberikan lawan Inter.
Malam ini meragukan, sama seperti pinalti-pinalti yg diberikan lawan kami,"

"Presiden FIGC seharusnya mengkaji penampilan wasit dan hakim garis."

Ada apa dibalik ini semua?

Rabu, 26 Oktober 2011

Lagi, Claudio Ranieri Keluhkan Kinerja Ofisial Pertandingan

Penalti di markas Atalanta merupakan hukuman titik putih kelima yang diderita Inter di Serie A musim ini.

Claudio Ranieri kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja ofisial pertandingan yang memimpin laga Inter Milan di Serie A 2011/12.

Kali ini juru taktik Il Biscione itu menyorot diberikannya penalti untuk tuan rumah Atalanta kala pasukannya tandang ke Atleti Azzurri D'Italia dinihari tadi. Dalam kedudukan sama kuat 1-1, wasit Paolo Vareli menunjuk titik putih setelah mendapat masukan dari hakim garis yang menilai Cristian Chivu melanggar Guido Marilungo di kotak rawan.

Beruntung bagi Inter, tendangan eksekusi German Denis jelang waktu normal berakhir itu bisa dimentahkan oleh Luca Castellazzi, yang tampil sejak awal babak II mengisi tempat Julio Cesar yang dibebat cedera.
"Apakah kami terganggu dengan penalti lagi? Sekarang kami di Inter mulai terbiasa dengan hal itu," sindir Ranieri mengomentari hukuman titik putih kelima yang diderita Inter musim ini seperti dilansir Sky Sport Italia.
"Kami berharap keadaan ini segera berakhir, terutama karena sang wasit tak memberikan penalti tersebut, tapi asistennya yang mengibarkan bendera dan mengambil tanggung jawab itu."



"Melihat replay, saya pikir Cristian Chivu dan Guido Marilungo saling menarik tangan satu sama lain. Tapi, tampaknya keadaan seperti itu justru selalu merugikan kami musim ini," imbuh The Tinkerman.

Sebiji angka di markas La Dea tak membantu banyak buat Inter di klasemen. Mereka masih mendekam di posisi 16. Akhir pekan ini, I Nerazzurri bakal menjamu Juventus.

 




Selasa, 25 Oktober 2011

Inter Milan Lepas Maicon Demi Carlos Tevez

Maicon akan dimasukkan dalam proses negosiasi untuk mendapatkan Tevez. 

Beberapa klub top Eropa masih mengincar Tevez yang kemungkinan besar tak akan bertahan lama di Manchester City.

Salah satunya adalah Inter. Mereka masih belum menyerah dan berusaha menyiasati nilai transfer Tevez yang dianggap sangat tinggi.

Menurut berita dari Footylatest, Inter akan menyertakan nama Maicon sebagai bagian dari usaha mereka untuk bisa mendapatkan Tevez serta menyiapkan sejumlah dana yang diharapkan cukup untuk meyakinkan City untuk melepas pemain asal Argentina tersebut.
Inter berharap bisa mendatangkan Tevez saat bursa transfer dibuka kembali pada Januari mendatang. Maicon sendiri sempat dihubung-hubungkan dengan City dan Real Madrid pada musim panas lalu.

Pemain belakang asal Brasil tersebut memutuskan untuk bertahan karena tak ingin meninggalkan Italia. Namun performa Inter yang belakangan kurang stabil, sementara City sedang menjadi kekuatan baru di Inggris, Maicon bisa saja menerima tawaran untuk berpindah klub.

 

 

Claudio Ranieri Pikirkan Atalanta, Bukan Juventus

Ranieri menilai Atalanta merupakan tim yang sulit dikalahkan saat main di kandang.

Pelatih Inter Milan Claudio Ranieri mengungkapkan, ia belum memikirkan pertandingan melawan Juventus, dan memilih berkonsentrasi meracik strategi menghadapi Atalanta, Kamis (27/10) dinihari WIB.

Inter akan bertandang Bergamo dengan ambisi membidik tiga poin untuk mengangkat posisi di klasemen sementara. Kemudian pada akhir pekan, Inter bakal bertarung melawan Juventus.

Ranieri meyakini Atalanta merupakan tim yang kuat di kandang, dan mengingatkan para pemain agar berusaha meraih poin penuh untuk memperbaiki posisi mereka.

“Atalanta tidak hanya berlari. Bermain di sana sangat sulit untuk tim mana pun,” ujar Ranieri dalam keterangannya kepada wartawan.

“Mereka mengawalinya dengan kuat. Mungkin pengurangan enam poin membuat mereka tampil lebih termotivasi, baik para pelatih maupun pemain. Mereka akan ada di peringkat dua jika tidak ada itu [pengurangan poin].”

“Mereka punya pemain berkualitas seperti [Maxi] Morales, [German] Denis. Mereka bermain kompak dan cepat, dengan pergerakan bagus. Tapi kami merupakan kesatuan, dan datang ke sana untuk mendapatkan tiga poin, serta menjaga clean sheet.”

Pertandingan melawan Atalanta merupakan ujian bagi Inter sebelum menghadapi Juventus. Namun, Ranieri menekankan ia belum memikirkan rencana untuk laga akhir pekan nanti.

“Laga terpenting adalah yang ada di depan mata. Saya selalu memikirkan pertandingan terdekat,” tegas Ranieri.

 

Tak Ambil Risiko, Andrea Ranocchia Masih Diistirahatkan

Bek Inter itu masih harus istirahat setidaknya selama sepekan ke depan.

Sanksi dan cedera paha memaksa Andrea Ranocchia harus absen membela Inter. Namun setelah terbebas dari sanksi dan cedera mulai pulih, kansnya untuk bermain dalam waktu dekat belum terbuka.

Hal itu dikarenakan pelatih Claudio Ranieri tak ingin mengambil risiko dengan memainkannya terlalu cepat. Hal ini dilakukan untuk mengindarkan Ranocchia mengalami cedera yang lebih parah.

Ranocchia sendiri sebelumnya diketahui mengalami cedera otot paha. Seharusnya dia sudah bisa fit pekan ini, setidaknya untuk menjalani latihan penuh.

Karena dianggap belum bugar 100 persen, Ranocchia kemungkinan besar akan melewatkan laga melawan Atalanta dan Juventus pekan ini.

Ranocchia mungkin baru akan tampil saat Inter menghadapi Lille di pertengahan minggu depan di Liga Champions.
 

Senin, 24 Oktober 2011

Javier Zanetti Optimistis Inter Bisa Sukses

Optimisme kapten Inter itu untuk meraih sukses tak luntur meski performa tim masih angin-anginan.

   Inter boleh saja menang dari Chievo, tapi secara performa belum cukup meyakinkan. Buktinya adalah hanya satu gol tercipta untuk menentukan kemenangan tuan rumah di Giuseppe Meazza akhir pekan lalu.

Namun begitu hasil tersebut, dan performa Inter belakangan ini, tidak membuat optimisme Javier Zanetti melihat timnya sukses luntur.

"Tim ini mampu membuat hal besar, dan kami memikirkan hal ini di setiap laga," tukas il capitano Nerazurri itu.

"Kami masih terus memperbaiki doliditas kami, dan kami harus mencegah tim lawan membuat kerusakan," lanjutnya kepada Sky Italia.

Inter saat ini masih berada di peringkat 16 dengan tujuh angka dari tujuh pertandingan Serie A Italia.

 

FOKUS: Inilah Prioritas Transfer Inter Milan

Inter harus menyusun rencana transfer di bursa Januari dengan cermat. 

Bursa transfer Januari terbilang masih lama, tetapi Inter sudah tidak sabar menanti waktu untuk memperkuat tim di pertengahan musim. I Nerazzurri sekarang ini sedang membayar mahal aktifitas 'murah' mereka di bursa transfer musim panas lalu hingga harus berkutat di papan bawah klasemen Serie A Italia.

Kekuatan Inti Inter masih terletak pada para pemain veteran seperti Lucio, Walter Samuel, Ivan Cordoba, Cristian Chivu, Javier Zanetti, Esteban Cambiasso dan Dejan Stankovic sementara para pemain muda (di luar Joel Obi) yang dibina klub gagal memperlihatkan kemajuan yang diharapkan. Hal ini berarti, skema rotasi yang coba diterapkan Claudio Ranieri untuk menjaga kebugaran pemain Inter hanya bisa dieksekusi oleh satu pemain.
Tetapi sektor mana yang harus Inter perkuat? Posisi mana yang benar-benar tidak bisa dirotasi? Pemain di posisi apa yang seharusnya mereka beli? Di bawah ini jurnalis GOAL.com Kris Voakes memberikan opini bagaimana seharusnya reaksi Inter di musim dingin.
KIPER
STATISTIK

Pertandingan Gol
Luca Castellazzi 1 -2
Julio Cesar 10 -14
Paolo Orlandoni 0 0
Emiliano Viviano 0 0
Julio Cesar
tidak tergoyahkan, tetapi penampilannya belakangan ini kurang meyakinkan. Inter kurang meminati Emiliano Viviano di bursa transfer musim panas lalu, tetapi mereka seperti mendapat bisikan untuk membawanya kembali ke San Siro dan mempersiapkannya masuk skuad utama.

PRIORITAS: 4
POTENSI PEMBELIAN:


Handanovic
Aksi kiper Udinese Samir Handanovic telah menuai pujian dan menarik perhatian seluruh penjuru Italia termasuk dari Appiano Gentile. Namun keberadaan Julio Cesar dan Viviano membuat pembelian bintang asal Slovenia ini kurang bermanfaat.

PEMAIN BERTAHAN



STATISTIK

Pertandingan Gol
Luca Caldirola 0 0
Cristian Chivu 6 0
Ivan Cordoba 1 0
Marco Faraoni 1 0
Jonathan 5 0
Lucio 9 2
Maicon 3 0
Yuto Nagatomo 9 0
Andrea Ranocchia 4 0
Walter Samuel 7 0
Dari tim dengan lini pertahanan terbaik di dunia, hanya membutuhkan waktu 18 bulan bagi Inter untuk melenyapkan status tersebut. Bahkan sebelum Samuel mengalami cedera lutut parah, dia gagal menghadirkan aksi terbaik. Sementara Lucio mengalami masalah dengan kategori yang sama. Maicon sendiri tidak seganas tahun lalu dan aksi Nagatomo di sektor kiri pertahanan masih sering memperlihatkan kekurangan.

PRIORITAS: 2
POTENSI PEMBELIAN:

Juan

Alex

Benatia
Juan menjadi favorit nomor satu untuk mempertebal pertahanan Inter, tetapi I Nerazzurri mendapat saingan berat dari AC Milan. Alex berpeluang meninggalkan Chelsea bulan Januari nanti, namun kemungkinan besar bakal jatuh ke pelukan Juventus. Sementara itu Mehdi Benatia saat ini menyandang status salah satu bek paling menjanjikan di Italia.

GELANDANG



STATISTIK

Pertandingan Gol
Ricky Alvarez 6 0
Esteban Cambiasso 9 2
Philippe Coutinho 2 0
Lorenzo Crisetig 1 0
Thiago Motta 2 0
Sulley Muntari 3 0
Joel Obi 9 0
Andrea Poli 0 0
Wesley Sneijder 6 1
Dejan Stankovic 5 0
Javier Zanetti 10 0
Lini pertahanan Inter memang menjadi perdebatan sengit, namun di saat yang sama diduga perlindungan Julio Cesar tidak dimulai dari sektor tengah. Kurangnya pergerakan gelandang menjadi kekhawatiran. Cambiasso, Stankovic dan Zanetti yang sering mengemban tugas memotong jalur distribusi serangan lawan tidak lagi memperlihatkan kemampuan seperti biasanya. Thiago Motta dan Muntari yang sebenarnya diharapkan bisa menjadi opsi kedua belum juga mempertontonkan konsistensi yang baik. Perbaikan di sektor ini harus dilakukan secepat mungkin.

PRIORITAS: 1POTENSI PEMBELIAN:
Hazard
Isla
Sigurdsson
Kucka
Bintang Lille Eden Hazard masih menjadi target Inter di bursa transfer pemain. Sementara peluang Juraj Kucka merapat ke Giuseppe Meazza sangat terbuka lebar. Pilihan lainnya hadir ketika agen Mauricio Isla menyambut ide transfer dan terakhir agen dari Gylfy Sigurdsson, gelandang Hoffenheim, mulai membicarakan kemungkinan kliennya mengenakan kostum Biru-Hitam.

PENYERANG
STATISTIK

Pertandingan Gol
Luc Castaignos 2 0
Diego Forlan 5 1
Diego Milito 8 3
Giampaolo Pazzini 8 3
Mauro Zarate 8 1
Kinerja lini depan Inter boleh dibilang tidak terlalu mengkhawatirkan, tetapi kegagalan mereka memperlihatkan dominasi terhadap lawan ada kaitannya dengan stok penyerang yang dimiliki. Kehadiran Forlan kurang terasa di awal musim karena dia tidak bisa dimainkan di Liga Champions sementara Zarate belum juga mencapai level terbaiknya. Di sisi lain, Pazzini telah mendapatkan kembali status penyerang nomor satu dan hal ini membuat Milito harus bekerja ekstra keras untuk menarik perhatian pelatih Claudio Ranieri sehingga menghindarkan kemungkinan klub mencari striker baru.
PRIORITAS: 3POTENSI PEMBELIAN:

Hulk

Sow
Kemampuan striker Porto Hulk mungkin diperlukan bagi klub yang kesulitan menguasai bola dan pilihan lainnya bagi Inter terdapat pada sosok bomber Lille, Moussa Sow yang belakangan kerap dispekulasikan bakal terbang ke Appiano Gentile.
 

Maicon: Inter Masih Percaya Bisa Juara

Maicon enggan disebut salah satu pemain paling berpengaruh di Giuseppe Meazza.

Full-back Inter Milan Maicon mengeluarkan opini I Nerazzurri masih berpeluang menghadirkan gelar juara Serie A Italia ke Giuseppe Meazza meski mengawali musim dengan buruk.

Skuad Claudio Ranieri hanya mengoleksi empat poin dari enam laga pembuka, tetapi mereka baru saja kembali ke jalur kemenangan setelah menekuk perlawanan Chievo 1-0."Kami masih percaya bisa meraih Scudetto. Kemenangan lawan Chievo sangat krusial dan kami harus melanjutkan hal seperti ini untuk memperbaiki peringkat," jelas Maicon pada Sky Sport Italia.

"Kami harus berterima kasih pada fans yang selalu memberikan dukungan besar."

Maicon enggan disebut sebagai salah satu sosok yang paling berpengaruh di tim. Bek sayap asal Brasil itu lebih senang dijuluki pemain yang senang memberikan umpan pada rekannya."

"Saya pemimpin tim? Tidak juga, saya hanya ingin menolong rekan satu tim dan sekarang saya semakin mendekati ke level permainan terbaik," tandasnya.

Inter saat ini menempati peringkat 16 klasemen sementara, tertinggal delapan poin dari Udinese.

Serie A Italia Beri Penghormatan kepada Marco Simoncelli

Berbagai ucapan

belasungkawa disampaikan sejumlah klub Serie A , dan mengheningkan cipta sebelum laga dimulai.

Penghormatan terakhir diberikan insan sepakbola di Italia menyusul meninggalnya pembalap MotoGP Marco Simoncelli di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (23/10).

Simoncelli selama ini dikenal sebagai fans berat AC Milan. Komite olimpiade Italia (CONI) meminta agar seluruh pertandingan Serie A hari ini didahului dengan mengheningkan cipta
Asisten pelatih Milan Mauro Tassoti merupakan diantara tokoh Rossoneri yang memberikan sepatah dua patah kata atas tragedi yang menimpa Simoncelli.

“Saya melihat siaran di telivisi [ketika kecelakaan terjadi]. Terlepas dari Simo merupakan fan Milan, kami sangat sedih, karena dia merupakan atlet muda yang pergi terlalu cepat,” ujar Tassotti kepada Sky Sport Italia.

Juara bertahan Serie A  ini juga mengeluarkan rilis di laman resmi klub terkait meninggalnya Simoncelli.

“Setiap fan Rossoneri dan AC Milan akan selalu bersama memberikan dukungan kepada keluarga Marco. Marco adalah fan hebat Milan, dan klub menyampaikan ucapan belasungkawa,” demikian pernyataan Milan.

Rilis serupa juga dikeluarkan Inter Milan dan presiden Massimo Moratti.

“Presiden Massimo Moratti bersama Claudio Ranieri dan tim bergabung dengan belahan dunia lain atas kehilangan Marco Simoncelli. Sebagai penghormatan kepada juara muda, kami menyampaikan ucapan belasungkawa.
Pernyataan tak jauh beda juga dikeluarkan AS Roma, dan mengatakan: “AS Roma seperti keluarga dan teman bagi Marco Simoncelli yang meninggal di GP Malaysia.”

Ucapan belasungkawa pun disampaikan Napoli.

“Presiden Aurelio De Laurentiis, staf, tim dan direktur sangat terkejut dengan tragedi Marco Simoncelli, seorang juara Italia yang telah meninggalkan kita semua. Napoli akan selalu berusaha dekat dengan keluarga sang pembalap,” demikian pernyataan Napoli.

Minggu, 23 Oktober 2011

Inter Susah Payah Jinakkan Chievo

Inter Milan mulai menjauh dari zona degradasi.

Inter Milan susah payah menjinakkan Chievo di depan publik San Siro, untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara.

Thiago Motta menjadi pahlawan kemenangan Inter lewat gol menit ke-34 yang tak terbalas. Kemenangan kandang pertama di Serie A Italia ini membuat Nerazzurri menjauh dari zona degradasi.

Inter kini di peringkat 15 dengan tujuh angka dari tujuh laga. Chievo yang belu mengemas kemenangan tandang musim ini harus turun ke peringkat 12.

Inter bermain dengan motivasi menghindari zona degradasi. Chievo ingin memperlihatkan sosoknya sebagai tim penahan raksasa.

Namun gol tandukan Thiago Motta tampaknya telah cukup untuk membadakan status keduanya. Inter, seperti kata Marcello Lippi, tidak akan bertarung di papan bawah.

Setelah dikalahkan Napoli dan Catania, Inter di bawah Claudio Ranieri terus memperlihatkan perbaikan. Namun lini depan Nerazzurri tetap belum produktif.

Wesley Sneijder memperlihatkan kepiawaiannya melihat lawan yang akan bergerak. Saat melepas tembakan pojok, ia melihat Motta akan bisa menyambut umpannya. Motta melompat lebih dulu dibanding Michael Bradley, untuk menanduk bole ke dalam gawang.

Flying Donkey, julukan Chievo, memberikan perlawanan. Di pinggir lapangan, Ranieri terlihat tegang. Pemain Chievo terus berlari, menekan, dan bertarung di semua posisi.
Mereka seolah tidak peduli pemainnya banyak mendapat kartu kuning. Bojan Jokic, misalnya, menghalalkan segala cara untuk menghentikan Javier Zanetti.

Chievo memperoleh beberapa peluang. Salah satunya gagal dimanfaatkan Perparim Hetemaj, karena tembakannya terlalu lemah. Inter memperoleh peluang lagi ketika tembakan Maicon melayang di atas mistar Sorrentino.

Hetemaj ditarik keluar, untuk memberi tempat Cyril Therau. Davide Moscardelli digantikan Alberto Paloschi. Pelatih Domenico Di Carlo berharap serangan Chievo menjadi lebih variatif.

Tidak ada gol balasan tercipta. Sedangkan Inter memperoleh paluang lagi ketika tembakan Maicon menerpa mistar. Giampaolo Pazzini tidak banyak mendapat peluang, yang membuat Ranieri
menariknya untuk memberi tempat kepada Luc Castaignos.Ranieri tampaknya harus puas dengan kemenangan tipis ini.
 

Rabu, 19 Oktober 2011

Giampaolo Pazzini Jaminan Kemenangan Inter

Jika mantan striker Sampdoria itu dimainkan dan mencetak gol, hampir pasti Inter bisa meraih kemenangan.


 



Inter boleh menganggap Giampaolo Pazzini sebagai pemain keberuntungan mereka. Pasalnya, setiap pemain mereka itu diturunkan, dan mencetak gol, hampir pasti kemenangan akan menjadi milik Inter.

Sejak bergabung dari Sampdoria di bulan Januari, Pazzini sudah mencetak 14 gol dari 28 pertandingan untuk Nerazzurri.
Gol tersebut tercipta di 11 laga berbeda. Uniknya, 11 laga di mana Pazzini mencetak gol semuanya berakhir dengan kemenangan, demikian dari catatan statistik yang ada.

Bukti nyata adalah gol tun
ggalnya ke gawang Lille dinihari tadi, yang membuat Inter meraih tiga poin penuh di Liga Champions.

Rekor tersebut juga berlaku di timnas Italia. Dari 21 laga membela Azzurri, tiga gol dilesakkan Pazzini dan timnya juga meraih kemenangan.