...:::Assalamualaikum wr. wb. ^_^ Welcome to interisti's home ^-^ Semoga hari-hari anda menyenangkan:::...

Minggu, 23 Oktober 2011

Inter Susah Payah Jinakkan Chievo

Inter Milan mulai menjauh dari zona degradasi.

Inter Milan susah payah menjinakkan Chievo di depan publik San Siro, untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara.

Thiago Motta menjadi pahlawan kemenangan Inter lewat gol menit ke-34 yang tak terbalas. Kemenangan kandang pertama di Serie A Italia ini membuat Nerazzurri menjauh dari zona degradasi.

Inter kini di peringkat 15 dengan tujuh angka dari tujuh laga. Chievo yang belu mengemas kemenangan tandang musim ini harus turun ke peringkat 12.

Inter bermain dengan motivasi menghindari zona degradasi. Chievo ingin memperlihatkan sosoknya sebagai tim penahan raksasa.

Namun gol tandukan Thiago Motta tampaknya telah cukup untuk membadakan status keduanya. Inter, seperti kata Marcello Lippi, tidak akan bertarung di papan bawah.

Setelah dikalahkan Napoli dan Catania, Inter di bawah Claudio Ranieri terus memperlihatkan perbaikan. Namun lini depan Nerazzurri tetap belum produktif.

Wesley Sneijder memperlihatkan kepiawaiannya melihat lawan yang akan bergerak. Saat melepas tembakan pojok, ia melihat Motta akan bisa menyambut umpannya. Motta melompat lebih dulu dibanding Michael Bradley, untuk menanduk bole ke dalam gawang.

Flying Donkey, julukan Chievo, memberikan perlawanan. Di pinggir lapangan, Ranieri terlihat tegang. Pemain Chievo terus berlari, menekan, dan bertarung di semua posisi.
Mereka seolah tidak peduli pemainnya banyak mendapat kartu kuning. Bojan Jokic, misalnya, menghalalkan segala cara untuk menghentikan Javier Zanetti.

Chievo memperoleh beberapa peluang. Salah satunya gagal dimanfaatkan Perparim Hetemaj, karena tembakannya terlalu lemah. Inter memperoleh peluang lagi ketika tembakan Maicon melayang di atas mistar Sorrentino.

Hetemaj ditarik keluar, untuk memberi tempat Cyril Therau. Davide Moscardelli digantikan Alberto Paloschi. Pelatih Domenico Di Carlo berharap serangan Chievo menjadi lebih variatif.

Tidak ada gol balasan tercipta. Sedangkan Inter memperoleh paluang lagi ketika tembakan Maicon menerpa mistar. Giampaolo Pazzini tidak banyak mendapat peluang, yang membuat Ranieri
menariknya untuk memberi tempat kepada Luc Castaignos.Ranieri tampaknya harus puas dengan kemenangan tipis ini.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar